Selamat, Kaprodi PAI Meraih Gelar Doktor

Batu, Kamis (17/10) Rahmat selaku dosen dan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim melaksanakan ujian promosi doktor (Ujian Terbuka) tercatat 3 tahun 6 bulan beliau merampungkan studi strata tiga (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Studi Interdisipliner di Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim.

Bertempat di Gedung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) “Auditorium B” lantai IV, Rahmat dengan tema disertasi “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural (Studi Multisitus di Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Atas Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet-Mojokerto” berhasil memukau segenap dewan penguji yang terdiri dari tujuh (Tujuh) orang diantaranya; Prof. Dr. H. Zainuddin, MA (Penguji Utama), Dr. H. Suaib H. Muhammad, M.Ag (Penguji), Dr. H. M. Sa’ad Ibrahim, MA (Penguji), Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag (Ketua Penguji), H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Ph.D (Asisten Ketua/Penguji), Prof. Dr. H. Mulyadi, M.Pd.I (Promotor/Penguji), dan Dr. H. Ahmad Barizi, MA (Co-Promotor/Penguji).

Ujian promosi doktor yang berlangsung 2 (Dua) jam yaitu pukul 08.00-10.00 WIB itu terjadi proses tanya jawab yang menarik mengenai fokus dan temuan penelitian yang melingkupi; 1) Konsep pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural di MA dan SMA Amanatul Ummah Pacet Mojokerto berorientasi kepada mewujudkan kesejahteraan dan menegakkan keadilan bagi seluruh Bangsa Indonesia dengan karakteristik, a) Memberikan Teladan, b) Bekerja sama, c) Menjaga Kepercayaan, d) Saling Menghargai, e) Hukuman yang humanis, f) No Bullying, dan g) Bertanggungjawab. 2) Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural di MA dan SMA Amanatul Ummah Pacet Mojokerto yakni strategi ketat dalam proses dan bertanggungjawab dalam hasil dengan klasifikasi, a) Intrakurikuler (Strategi pembelajaran), b) Ekstrakurikuler (Strategi peminatan), dan c) Kokurikuler (Strategi pemerosesan). Dan 3) Model pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural di MA dan SMA Amanatul Ummah yakni menggunakan Grand Model Unggul, Utuh, Berakhlaqul Karimah, existing model ini kemudian dikembangkan oleh peneliti menjadi model AMANAH yang sekaligus menjadi temuan formil peneliti, adapun AMANAH singkatan dari Apersepsi, Musyawarah, Apel, Ngaji, Aplikasi, dan Harmoni, dengan komponen model berupa, a) Pendekatan, b) Metode, c) Teknik, d) Tujuan, e) Media, f) Evaluasi, g) Pengayaan, dan h) Daurah (Remidial).

Lulus dengan predikat Cumlaude, Dr. Rahmat, M.Pd.I telah menambah deretan dosen bergelar doktor di Institut Pesantren KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto. “Diantara harapan saya, penelitian ini dapat turut berkontribusi secara teoritik bagi kemajuan pendidikan Amanatul Ummah yang telah berhasil menerapkan pembelajaran PAI berwawasan multikultural sehingga dapat mengantarkan santri-santrinya hingga ke perguruan tinggi ternama baik dalam maupun luar negeri” Tuturnya. Sebagai sebuah karya ilmiah, disertasi tersebut menurut informasi telah mendapat tawaran dan diterbitkan oleh penerbit ternama PT Rajagrafindo Persada (Rajawali Pers) Anggota IKAPI dengan ISBN 978-623-231-181-7 sebagai buku wajib perguruan tinggi umum maupun Islam.

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.