Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-2 Prodi PAI

Panggung Utama MTQ PAI Berwawasan Interdisipliner

Pacet, MOJOKERTO: Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang merupakan agenda tahunan program studi PAI Institut KH. Abdul Chalim datang kembali. Tahun ini adalah MTQ ke 2 yang digelar oleh program studi PAI, acara ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 17 November 2018. Dengan mengusung tema Interpretasi Kreativitas Mahasantri Berjiwa Qur’ani dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-4, yang bertempat di gedung B Institut KH. Abdul Chalim. Seperti Tahun Lalu, MTQ diadakan Tingkat Antar Prodi yang ada di bawah naungan Institut KH. Abdul Chalim.

Pembukaan acara diawali dengan penyerahan kembali Piala Rektor Bergilir dari perwakilan IQT yang merupakan Juara Umum MTQ 2017 kepada Ketua pelaksana MTQ 2018, yakni Abdul Hamid Ramdani. Tahun ini,  ada 5 cabang yaitu Hifdzil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an.“Kalau tahun kemarin hanya ada 4 cabang lomba, untuk MTQ ke-2 ini kami menambahkan satu cabang lomba lagi, yaitu Khattil Qur’an” jelas Abdul Hamid Ramdani selaku Ketua Pelaksana MTQ saat menyampaikan pidato pada acara pembukaan MTQ.

Masing-masing prodi mengirimkan delegasi untuk ikut berpartisipasi dalam mengikuti acara ini, dengan maksud mendapatkan pengalaman dan berharap merebut Piala Bergilir Rektor yang pernah berada di tangan prodi IQT, sebagai juara tahun lalu. Semarak dan semangat para peserta dalam acara MTQ ke-2 tahun 2018.

Untuk tahun yang akan datang, prodi PAI berharap MTQ yang diadakan setiap tahunnya bukan hanya berada di tingkat antar prodi mahasiswa Institut KH. Abdul Chalim saja tetapi bisa diadakan untuk ruang lingkup yang lebih besar lagi, yaitu MTQ tingkat se-Jawa Timur, yang menjadi cita-cita keluarga besar Pendidikan Agama Islam terutama bapak Kaprodi, Rahmat, M. Pd. I.

“In Syaa Allah untuk tahun depan kita akan mengadakan MTQ bukan hanya antar prodi Institut KH. Abdul Chalim saja tapi In Syaa Allah se-Jawa Timur bahkan sampai nasional.” jelas bapak Rahmat selaku kaprodi PAI saat pidato acara pembukaan MTQ ke 2 ini. “Untuk saat ini, kalian harus membuktikan yang terbaik untuk prodi kalian masing-masing, tapi tahun depan kalian harus membuktikan yang terbaik dan bisa membanggakan kampus kita tercinta” lanjut beliau. Oleh karena itu bapak Rahmat menginstruksikan adanya pembinaan untuk para juara agar nanti bisa bersaing dengan kafilah-kafilah se-Jawa Timur.

MTQ ke 2 resmi dibuka oleh Kaprodi PAI bapak Rahmat, M.Pd.I dengan ketukan palu, disusul  dengan tepuk tangan meriah dari panitia dan peserta. (F/M)

2 Comments

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.