Mahasiswa PAI Menulis : Guru Mulia Adalah Guru Sempurna

Foto penulis : Muhammad Chabib Fazal Jinan (Mahasiswa PAI Interdisipliner Ikhac 2020)

Guru adalah seseorang dengan profesi yang sangat mulia dan istimewa yakni mendidik, dan mengajarkan ilmu. Dengan kelimuan luar biasa yang idajarkannya tersebut, seorang guru akan mendapatkan derajat kemuliaan dan kedudukan luar biasa disisi Allah Swt.

Namun tidak semua proses yang dilakukan oleh seorang guru itu mudah, pasti disetiap profesi akan ada kesulitan atau cobaan dalam menjalankan profesi tersebut. Tetapi dengan adanya kesulitan tersebut, maka akan timbul interaksi yang baik antara murid dan guru dengan kata lain murid akan mulai mencari tau jawaban dari setiap kesulitan dan tentunya akan berfikir dan berusaha untuk mencari jalan keluar dari kesulitan tersebut sedangkan guru akan senang apabila ada suasana aktif dan rasa ingin tau yang tinggi dari muridnya agar semuanya yang dijalankan mudah dan akan menjadi keberkahan bagi pembelajaran tersebut.

Sudah barang tentu setiap guru akan memberikan yang terbaik kepada para muridnya. Memiliki keilmuan yang mumpuni adalah tugas guru dan ada lagi tanggung jawab mulia lainnya diantaranya  yaitu mampu membangun karakteristik murid dengan baik, menciptakan suasana humoris, agar anak didik dapat belajar dengan senang, karena dengan menerapkan belajar yang menyenangkan maka seorang pelajar akan bisa menyerap keilmuan dari seorang guru dengan mudah dan menyenangkan, mencari cara/metode yang bisa diterima dengan baik, dan yang sangat penting juga yaitu memberikan kasih sayang dan nasehat kepada semua murid didik guru tersebut agar para murid merasakan kebahagiaan karena telah menerima kebahagiaan dan akan menambah semangat para murid untuk terus belajar.

Merujuk pada kitab talimul mutaalim, Syekh Az-Zarnuji stidaknya menerangkan dua metode yang sangat efektif dalam mendidik yakni :

KASIH SAYANG DAN NASEHAT

Kasih Sayang

ينبغى أن يكون صاحب العلم مشفقا ناصحا غير حاسد، فالحسد يضر ولا ينفع. وكان أستاذنا شيخ الإسلام برهان الدين رحمه الله يقول: قالوا إن ابن المعلم يكون عالما لأن المعلم يريد أن يكون تلميذه فى القرآن عالما فببركة اعتقاده وشفقته يكون ابنه عالما

 

Orang alim hendaknya memiliki rasa kasih sayang, mau memberi nasehat serta jangan berbuat dengki. Dengki itu tidak akan bermanfaat, justru membahayakan diri sendiri. Guru kita Syaikhul Islam Burhanuddin ra. Berkata : Banyak ulama yang berkata : “Putra sang guru dapat menjadi alim, karena sang guru itu selalu berkehendak agar muridnya kelak menjadi ulama ahli Al-Quran. Kemudian atas berkah I’tikad bagus dan kasih sayangnya itulah putranya menjadi alim.”

 

وكان أبو الحسن يحكى أن الصدر الأجل برهان الأئمة جعل وقت السبق لابنيه الصدر الشهيد حسام الدين [ والصدر] السعيد تاج الدين وقت الضحوة الكبرى بعد جميع الاسباق، وكانا يقولان: إن طبيعتنا تكل وتمل فى ذلك الوقت، فقال أبوهما رحمه الله: إن الغرباء وأولاد الكبراء يأتوننى من أقطار الأرض فلا بد من أن أقدم أسباقهم. فببركة شفقته فاق ابناه أكثر فقهاء الأمصار، وأهل الأرض فى ذلك العصر.

 

Sebuah hikayat diketengahkan. Shadrul Ajall Burhanul Aimmah membagi waktu untuk mengajar kedua orang putra beliau, yaitu Hasamuddin dan Tajuddin pada waktu agak siang begini, minat kami telah berkurang lagi pula merasa bosan”, sang ayahpun menyahut’ “sesungguhnya orang-orang perantauan dan putra-putra pembesar itu pada berdatangan kemari dari berbagai penjuru bumi. Karena itu mereka harus kuajar terlebih dahulu.” Nah, atas berkah sang ayah dan kasih sayangnya itulah, dua orang putra beliau menjadi alim fiqh yang melebihi ahli-ahli lain yang hidup pada masa itu”

Dari penjelasan tersebut maka dapat kita tarik bahwa memberikan nasehat yang baik kepada anak didik dengan cara mengajak  kepada hal-hal yang positif seperti membiasakan membaca doa awal atau akhir setelah belajar dan melarang para murid agar tidak melakukan hal-hal negatif yang dilarang oleh agama seperti mengingatkan bahaya narkoba atau bahkan zina.

Dengan mengetahui sesuatu yang positif dan yang negatif maka akan senantiasa dijalan yang lurus menuju ridha Allah Swt. Seorang guru yang baik adalah guru yang mengajarkan sepenuh hati kepada muridnya dengan ikhlas khususnya dalam hal-hal beribadah dan syari`at agama , itulah guru mulia guru yang sempurna bagi seluruh muridnya dan juga murid akan mendapatkan kenyamanan, kebahagiaan dan keberkahan hidup di dunia ataupun di akhirat karena bekal ilmu yang berkah dari perantara guru mulia.

Wallahu A`lam
Semoga bermanfa`at

Written by : Muhammad Chabib Fazal Jinan (PAI 2020 Ikhac Mojokerto)

Edited & Published by : Cyber Himaprodi PAI 2021

2 Comments

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.